Mengapa Harus Legalisasi Pemanfaatan Ganja di Indonesia?

Baca Ganja – Ini adalah sebuah opini yang ditulis oleh Fikri Akbar D, seorang pegiat sekaligus pendiri dari Weedan yang aktif menyuarakan pemanfaatan ganja melalui media sosial Instagram, akan menuangkan pendapatnya dalam tema, “Mengapa harus legalisasi pemanfaatan ganja di Indonesia?”

mengapa harus legalisasi pemanfaatan ganja
Sumber @weedan_id

Sebelumnya kita harus tahu dulu secara singkat tentang tanaman ganja. Cannabis Sativa adalah nama ilmiah dari tanaman ini. Sativa adalah tanaman budidaya, adanya sebutan sativa itu setelah peradaban manusia berubah dari asalnya memburu menjadi bercocok tanam atau budidaya.

Famili sativa bukan hanya ganja, tapi juga termasuk bawang putih (Allium Sativa), sereal (Avena Sativa), padi (Oriza Sativa), bahkan habbatussauda atau jintan hitam juga masuk kedalam Famili sativa yaitu Nigella Sativa.

Hampir semuanya, tanaman sativa merupakan tanaman pokok bukan? Ya, dan ganja pun dulu menjadi tanaman yang pokok untuk manusia sejak 12.000 tahun yang lalu. Tanaman ini mempunyai andil yang cukup besar untuk peradaban manusia. Kertas pertama, tali tambang kapal persiar pertama, kain kanvas pertama semuanya dibuat dari serat tanaman ganja.

Namun, informasi ini gak sampe ke generasi milenial ini karena memang dikampanyekan sebagai tanaman yang bisa membuat seseorang menjadi buruk dan sangat berbahaya. Padahal yang berbahaya itu bukan ganja, tapi ketidaktahuan, dan hukum yang mengkriminalisasi tanaman ganja.

Kita tahu bahwa indonesia sebagai negara agraris, negara yang mayoritasnya bercocok tanam, dan ganja sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak abad ke-10. Ketika bicara ganja, pasti inget sama Aceh kan? Ya, memang, di Aceh sebelum abad ke-16 ganja tumbuh subur disana, sebelum adanya undang-undang yang melarang ganja. Di Aceh, cannabis sativa dijadikan sebagai pestisida alami, bahan masakan, ritual kebudayaan, dan dijadikan obat untuk menyembuhkan diabetes.

Secara budaya, Indonesia memang punya tanaman ganja, kita yakin bahwa ganja itu tanaman endemik dari Nusantara. Alasan yang sangat kuat, bukan? kenapa kita harus memanfaatkan tanaman ganja?.

Ganja solusi dari pencemaran lingkungan

Selain itu, tanaman ganja pun bisa dipakai sebagai solusi mengatasi pencemaran lingkungan dan penebangan hutan liar loh. Tamanan sakti ini bisa digunakan untuk bahan dasar kertas, kursi, meja, hingga rumah loh. Sangat bisa menggantikan pohon kayu yang tugasnya menjadi sumber oksigen dan melindungi kita dari berbagai bencana. Mari kita bayangkan, berapa juta pohon yang sudah kita tebang untuk sekadar dijadikan kertas dan tisu?

Nah, dalam hal ini, ganja bisa menjadi solusinya loh kawan. Ia bisa menggantikan bahan kertas dan bahan tisu. 1 hektar tanaman ganja menghasilkan bubur kertas setara dengan 4 hektar pohon dewasa. Pohon ganja pun hanya butuh 4 sampai 5 bulan saja untuk siap panen, tetapi pohon dewasa butuh waktu yang lebih lama, sekitar 5 tahun agar siap panen.

Bukan cuman kertas dan tisu juga, ganja bisa dijadikan bahan plastik alami, namanya Hemp Plastik, di China beberapa plastik sudah menggunakan bahan dasar Ganja loh.

Kita tahu bahwa Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar di dunia, ada di urutan kedua dan kita tahu bawha plastik membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa terurai secara alami. Uniknya, jika plastik non-organik itu bahannya diganti dengan bahan dari serat ganja, hanya butuh 80 hari saja untuk bisa terurai secara alami dan lebih kuat dari plastik konvensional.

Maka dari itu, pemanfaatan tanaman ganja di Indonesia merupakan hal yang harus di dukung, sebagai manusia yang mencintai dan menjaga tanah kelahirannya dari pencemaran lingkungan. Agar nanti anak cucu kita masih bisa menikmati keindahan alam indonesia seperti ini.

Larangan ganja tanpa kajian ilmiah

Alasan selanjutnya adalah, negara-negara PBB yang membuat aturan pelarangan ganja sudah melegalisasi dan memanfaatkan ganja untuk berbagai kebutuhan. Mungkin banyak yang gak tahu bahwa ganja dimasukan kedalam golongan narkotika itu oleh PBB tanpa adanya bukti atau riset ilmiah pada tahun 1961, dan di tahun 1976 Indonesia merativikasi konvensi itu tanpa kajian ilmiah yang jelas.

Sebelum tahun 1976, baik itu budidaya dan pemanfaatan ganja di Indonesia tidak dilarang secara hukum. Dan tentu tidak ada juga fatwa haram untuk yang memanfaatkannya.

Negara yang mendirikan PBB seperti Amerika, Inggris, Rusia, Prancis dan China ternyata mereka sudah meregulasi pemakaian ganja di negaranya, gak ketat seperti di Indonesia. Di negaranya sudah banyak yang menggunakan ganja untuk pengobatan.

Aneh kan? mereka yang membuat aturan bahwa ganja itu termasuk narkotika, menyuruh negara lain menerapkan di negaranya tapi di negara mereka, mereka memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan. Dan sekarang negara-negara itu mempunyai berbagai hak paten untuk ganja medis. Indonesia, harus berani bersaing dengan mereka.

Pemanfaatan ganja medis

Berbicara ganja medis, pasien kanker di Indonesia ternyata sudah mencapai 1,4% atau sekitar 350.000 orang loh. Ganja pada dasarnya bisa menjadi alternatif obat untuk penderita kanker. Sudah banyak yang memberikan testimonial dari pasien kanker yang sembuh hanya dengan mengkonsumsi ganja saja.

Contohnya ada Michael Stoopman, kakek dari Australia yang sembuh dari kanker stadium 4 dengan ganja. Padahal, 28 ahli onkologi dan 4 dokter memvonisnya tak akan bisa sembuh dari kankernya. Tapi hanya dalam 6 bulan saja, setiap hari mengkonsumsi minyak ganja dia dinyatakan sembuh atau bebas kanker.

Bukan hanya beliau yang sembuh dari kanker, Dee Mani dari Inggris, penderita kanker payudara pun sembuh dengan ganja. Kemudian Lynn Cameron dari Skotlandia divonis sembuh dari kanker otak hanya dengan mengkonsumsi ganja loh dan masih banyak lagi yang sudah membuktikan keajaiban tanaman ganja ini.

Jika saja ganja yang katanya kualitas terbaik di dunia ini bisa kita manfaatkan maka ratusan ribu orang akan terselamatkan dari penyakit mematikan seperti kanker.

Sudah cukup kita memakan narasi yang membodohi kita bahwa ganja itu berbahaya, banyak fakta yang menyatakan bahwa ganja itu bukan narkotika dan banyak sekali menyembuhkan manusia. Kita sebagai bangsa yang cerdas, harus berani membuat regulasi agar ganja bisa dimanfaatkan seluas-luasnya.

Mungkin itu dulu beberapa alasan mengapa harus legalisasi pemanfaatan ganja di Indonesia, jangan lupa sebarkan berita kebaikan ini, Salam Legalisasi!

“Mengapa Harus Legalisasi Pemanfaatan Ganja di Indonesia?” – oleh Fikri Akbar D.

Share this not copy
Scroll Up