Baca Ganja – Pada zaman Hindia Belanda, seorang ahli botani asal Jerman bernama G.E. Rumphius yang bekerja untuk VOC, perusahaan milik Belanda, menulis buku Herbarium Amboinese yang mencatat penggunaan ganja di Maluku.
bacaganja
Ganja Mengurangi Gejala OCD dalam Jangka Pendek
Baca Ganja – Orang dengan gangguan obsesif kompulsif (OCD) melaporkan bahwa keparahan gejala berkurang sekitar setengahnya dalam waktu empat jam setelah merokok ganja. Studi ini menunjukkan potensi ganja mengurangi gejala OCD.
Ganja sebagai ‘Serum Kebenaran’, Dokumen Rahasia Intelijen AS (O.S.S)
Baca Ganja – Dinas intelijen Amerika Serikat, Office of Strategic Service disingkat OSS, memiliki dokumen rahasia mengenai ganja sebagai ‘serum kebenaran’ (truth serum) yang digunakan kepada subjek yang di interogasi agar dapat mengungkap kebenaran.
Manfaat Hemp yang Potensial di Amerika Utara (Dr. E. Small)
Baca Ganja – Pada tahun 2016, Dr. E. Small, seorang ahli botani dan rekannya menulis jurnal berjudul, “Industrial Hemp in North America: Production, Politics, and Potential”, yang juga mencatat potensi manfaat hemp di Amerika Utara.
Pasal UU Omnibus Law Membuat Luka, Netizen: #OmnibusLawSampah
Baca Ganja – Omnibus Law UU Cipta Kerja yang disahkan tanggal 5 Oktober 2020, banyak mendapat kecaman dari berbagai kelompok masyarakat. Pasal UU Omnibus Law dianggap melukai hak buruh, sehingga mereka terpaksa harus turun ke jalan.
Manfaat Akar Ganja: Sejarah, Penelitian, dan Testimoni
Baca Ganja – Tak ada bunga atau buah jika tak ada akar, begitupun dengan bunga yang baik tentu memiliki akar yang baik, contohnya ganja. Bahkan sejarah mencatat ilmuwan di zaman Yunani Kuno sudah menulis manfaat akar ganja.
Kanabis: Ganja dan Hemp, Berbeda tapi Sama
Baca Ganja – Hemp (ganja industri) dikatakan berbeda dengan ganja karena kandungan THC hemp yang rendah. Namun, hemp dan ganja berasal dari spesies yang sama, yaitu cannabis (kanabis). Ganja dan hemp, berbeda tapi sama.