Utopia Ganja Pancasilais

Baca Ganja – Hasrat itu selalu hadir dan selalu ada meskipun cita-cita pribadi selalu berubah, entah itu dimakan waktu, ataupun karena bertambahnya usia dan pandangan realita. Utopia Ganja Pancasilais adalah buah pemikiran dari hasrat yang selalu ada itu.

utopia ganja pancasilais

Daftar Isi

  • Utopia dan Maknanya
  • Pancasila dan Ganja
  • Utopia Ganja Pancasilais

Utopia dan Maknanya

Menurut KBBI, utopia memiliki arti sistem sosial politik yang sempurna yang hanya ada dalam bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dalam kenyataan.

Bagaimana dan apa rasanya jika kita hidup di negeri yang penuh hikmat, kehangatan dalam kekeluargaan, damai, dan makmur? Di negeri yang memiliki nilai Ketuhanan; kemanusiaan; persatuan; musyawarah yang berakal sehat; dan keadilan?

Jika kita memiliki hasrat atas pemikiran tersebut, itu artinya kita menginginkan realita yang seperti itu. Dan mungkin saja kita merasakan realita di negeri kita jauh dari nilai-nilai diatas, sehingga muncul hasrat itu.

Utopia itu sempurna, walaupun kenyataannya setiap pemikiran yang dibayangkan manusia itu berbeda-beda. Jika utopia itu sempurna dalam pemikiran masing-masing orang, artinya utopia memiliki nilai Pancasila, karena nilai-nilai kehidupan bernegara yang sempurna terdapat didalam Pancasila.

Pancasila dan Ganja

Sebelumnya sudah pernah ada pembahasan mengenai Pancasila dan Ganja di artikel yang berjudul, ‘Melebur Ganja dengan Pancasila’. Isi artikel tersebut mencoba menyatukan ganja dengan nilai Pancasila.

Secara ringkas, dalam sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, ganja dapat menyatu dalam nilai Ketuhanan jika melihat sejarah penggunaan ganja di peradaban kuno yang dimanfaatkan secara spiritualitas.

Dalam sila kedua yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab”, ganja dapat dimanfaatkan untuk mendorong nilai-nilai yang berdasarkan keadilan. Logikanya, setiap tumbuh-tumbuhan yang berasal dari tanah dapat dimaanfatkan oleh seluruh umat manusia.

Dalam sila ketiga yang berbunyi “persatuan Indonesia”, ganja memiliki nilai kesatuan dan kedamaian. Dari banyaknya manfaat yang bisa dihasilkan dari akar sampai bunganya, pemikiran ini tidak berlebihan.

Apa mungkin sebuah tumbuhan dapat mencerai-beraikan bangsa? Justru pertanyaan ini yang ditujukan untuk tanaman ganja sedikit berlebihan.

Sila keempat yang berbunyi “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan”, ganja dapat terlibat dalam musyawarah yang dilakukan dengan akal sehat untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Sila kelima yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, ganja dapat menjadi penyeimbang yang memiliki nilai keadilan. Dengan banyaknya manfaat dari tanaman ganja, dapat memberikan keadilan bagi siapapun untuk dikelola.

Utopia Ganja Pancasilais

Menurut KBBI, pancasilais artinya penganut ideologi Pancasila yang baik dan setia.

Ganja Pancasilais adalah ketika seluruh masyarakat berhak membudidaya tanaman ganja dan memanfaatkannya sebagai bumbu atau olahan makanan, pengobatan, maupun untuk kebutuhan spiritualitas yang berdasarkan butir sila pertama.

Dimana ganja dapat tumbuh baik bersamaan dengan tanaman hijau lainnya, menghijaukan tiap-tiap teras rumah. Selain itu ganja juga berhak diperjual-belikan kepada sesama masyarakat yang membutuhkan ataupun kepada negara berdasarkan butir sila kedua.

Setiap transaksi jual-beli antar masyarakat bisa dikenakan pajak untuk negara, dan ganja yang dijual ke negara nantinya akan digunakan untuk bahan dasar industrial ataupun diekspor ke negara lain.

Hasil pajak jual-beli, keuntungan hasil industri dan ekspor ganja, sepenuhnya harus digunakan untuk mengembangkan industri berbasis ganja, pendidikan dan pengembangan SDM, ataupun untuk dimanfaatkan kembali ke masyarakat. Semua harus berdasarkan butir sila ketiga.

Selain itu, perusahaan industri ganja tidak terikat dengan kepemilikan pribadi dan juga harus transparan dalam pengawasan masyarakat untuk memenuhi nilai butir sila keempat.

Walaupun demikian, apabila golongan masyarakat tertentu ingin memanfaatkan peluang industri ganja, perusahaan yang didirkan itu harus sepenuhnya memiliki nilai-nilai Pancasila agar tidak melenceng dengan butir sila kelima.

Utopia Ganja Pancasilais mudah untuk dibayangkan dan sulit atau tidak mungkin untuk diwujudkan. Negeri kita terlahir dan terbentuk berlandaskan Pancasila, yang merupakan landasan kehidupan bernegara yang diharapkan semua bangsa.

Pancasila adalah untuk semua bangsa; bukan untuk dimiliki oleh golongan atau kalangan masyarakat tertentu. Pancasila itu universal, sama halnya seperti tumbuhan ganja yang dapat tumbuh di alam bebas.

Indonesia yang merdeka bukanlah tujuan akhir, akan tetapi kemerdekaan yang sebenarnya adalah ketika rakyat bisa hidup makmur dan bahagia – Bung Hatta.

– Utopia Ganja Pancasilais

Share this not copy
Scroll Up